Main Article Content

Abstract

Artikel ini menganalisis Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sebagai kasus kunci industrialisasi berbasis sumber daya dalam konteks hilirisasi nikel dan transformasi struktural ekonomi Indonesia. Berangkat dari meningkatnya permintaan global terhadap mineral kritis dalam rantai pasok kendaraan listrik, studi ini menempatkan IMIP sebagai simpul strategis yang mengintegrasikan sumber daya alam, investasi asing, teknologi industri, dan intervensi kebijakan negara .


Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, observasi lapangan, dan diskusi dengan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi struktur industri, dinamika produksi, serta implikasi pembangunan yang dihasilkan. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, hilirisasi nikel melalui IMIP terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang cepat, ekspansi ekspor manufaktur, dan penciptaan lapangan kerja dalam skala besar. Kedua, proses industrialisasi tersebut memunculkan ketegangan struktural, termasuk urbanisasi yang melampaui kapasitas infrastruktur, diferensiasi sosial, serta keterbatasan kapasitas institusional daerah. Ketiga, terdapat tantangan keberlanjutan yang signifikan, terutama terkait intensitas karbon industri berbasis batu bara dan tekanan ekologis dari ekspansi industri.


Artikel ini berkontribusi pada literatur dengan memposisikan IMIP sebagai laboratorium kebijakan yang memperlihatkan peluang sekaligus batasan industrialisasi berbasis sumber daya di negara berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan industri tidak secara otomatis menghasilkan penguatan kapasitas negara, peningkatan nilai tambah domestik, maupun keberlanjutan jangka panjang.


Implikasi kebijakan menekankan pentingnya pendalaman industri, penguatan kapasitas nasional, serta transisi menuju sistem produksi rendah karbon. Keberhasilan hilirisasi Indonesia pada akhirnya ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan institusi, keberlanjutan lingkungan, dan inklusivitas sosial.

Keywords

industrialisasi hilirisasi nikel Indonesia Morowali Industrial Park rantai nilai global transformasi struktural keberlanjutan lingkungan kebijakan industri

Article Details

How to Cite
Nugroho, H., Mendatu, A., Al-Wafiy, M., Widiatmoko, U., Rhiza Amrizal, M. D., & Muhyiddin. (2026). Membangun Industri, Menguji Negara: Pelajaran Kebijakan dari IMIP Morowali. Bappenas Working Papers, 9(3), 260 - 275. https://doi.org/10.47266/bwp.v9i3.592

References

  1. Amsden, A. H. (2001). The rise of “the rest”: Challenges to the West from late-industrializing economies. Oxford University Press.
  2. Asian Development Bank (ADB). (2023). Indonesia’s downstream mineral industry and industrial transformation. Asian Development Bank.
  3. Chang, H.-J. (2002). Kicking away the ladder: Development strategy in historical perspective. Anthem Press.
  4. Gereffi, G., Humphrey, J., & Sturgeon, T. (2005). The governance of global value chains. Review of International Political Economy, 12(1), 78–104. https://doi.org/10.1080/09692290500049805
  5. International Energy Agency (IEA). (2024). Global critical minerals outlook 2024. International Energy Agency.
  6. Mudd, G. M. (2010). Global trends and environmental issues in nickel mining: Sulfides versus laterites. Ore Geology Reviews, 38(1–2), 9–26. https://doi.org/10.1016/j.oregeorev.2010.05.003
  7. Muhyiddin, M., Mendatu, A., Amrizal, M. D. R., & Wahyuningrat, J. (2026a). Dapatkah Hilirisasi Mineral Mendorong Transformasi Ekonomi Daerah? Bukti dari Indonesia Morowali Industrial Park. Bappenas Working Papers, 9(2), 256-273. https://doi.org/10.47266/bwp.v9i2.559
  8. Muhyiddin, M., Mendatu, A., Amrizal, M.D.R., & Akbar, M. (2026b). When Urbanization Outpaces Infrastructure: Spatial Concentration and Delayed Labor Absorption in Bahodopi, Indonesia. (2026). Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 10(1), 66-91. https://doi.org/10.36574/jpp.v10i1.839
  9. Muhyiddin, M., Mendatu, A., & Amrizal, M. D. R. (2026c). Ekonomi Politik Hilirisasi Nikel dan Transformasi Morowali sebagai Episentrum Industrialisasi Baru Indonesia. Bappenas Working Papers, 9(2), 274-302. https://doi.org/10.47266/bwp.v9i2.567
  10. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2019). Global material resources outlook to 2060: Economic drivers and environmental consequences. OECD Publishing.
  11. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2023). Industrial decarbonisation and carbon border adjustment policies. OECD Publishing.
  12. United States Geological Survey (USGS). (2025). Mineral commodity summaries 2025: Nickel. U.S. Geological Survey.
  13. World Bank. (2020). The contribution of the mining sector to socioeconomic and human development. World Bank.
  14. PT Indonesia Morowali Industrial Park. (April, 2026). PT Indonesia Morowali Industrial Park. https://imip.co.id/

Most read articles by the same author(s)