Main Article Content
Abstract
Industrialisasi berbasis hilirisasi mineral telah menjadi salah satu strategi utama transformasi ekonomi Indonesia. Namun demikian, kajian mengenai dampak urbanisasi yang dihasilkan oleh kawasan industri masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara industrialisasi, urbanisasi, dan kapasitas pembangunan wilayah di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, sebagai lokasi utama Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengombinasikan Urban Pressure Index (UPI), Difference-in-Differences (DiD), dan analisis elastisitas kesempatan kerja untuk mengevaluasi dinamika tekanan urban, konsentrasi spasial, dan penyerapan tenaga kerja selama periode 2015–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspansi industri telah mendorong pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang sangat cepat, namun tidak diikuti oleh perkembangan infrastruktur dan pasar kerja yang seimbang. Urban Pressure Index meningkat dari 83,33 pada tahun 2019 menjadi 117,37 pada tahun 2024, mengindikasikan meningkatnya tekanan terhadap sistem perkotaan. Hasil Difference-in-Differences menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk terkonsentrasi secara signifikan di Bahodopi dibandingkan wilayah non-Bahodopi, menegaskan peran IMIP sebagai growth pole baru di Sulawesi Tengah. Sementara itu, analisis elastisitas tenaga kerja menunjukkan bahwa manfaat ketenagakerjaan muncul secara bertahap melalui fenomena delayed labor absorption. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan konsep Industrial Urbanization Gap untuk menjelaskan kesenjangan antara laju urbanisasi dan kapasitas pembangunan wilayah, serta memperkenalkan model Asymmetric Industrial Urbanization yang menggambarkan ketidaksinkronan perkembangan ekonomi, infrastruktur, dan pasar kerja. Penelitian ini juga menawarkan Livable Industrial City Framework sebagai pendekatan konseptual untuk mewujudkan kota industri yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Temuan penelitian memberikan kontribusi terhadap literatur industrialisasi dan pembangunan perkotaan serta menghasilkan implikasi kebijakan bagi pengembangan kawasan industri strategis di Indonesia.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License. Copyright © Bappenas Working Papers
References
- Angel, S., Parent, J., Civco, D. L., & Blei, A. (2016). Atlas of urban expansion. Lincoln Institute of Land Policy.
- Bridge, G., Bouzarovski, S., Bradshaw, M., & Eyre, N. (2013). Geographies of energy transition. Energy Policy, 53, 331–340.
- Cust, J., & Harding, T. (2023). Resource-driven urbanization. World Development, 161, 106102.
- Duranton, G., & Puga, D. (2020). The economics of urban density. Journal of Economic Perspectives, 34(3), 3–26.
- Fox, S. (2022). Informal urbanization and development. World Development, 150, 105707.
- Glaeser, E. L. (2023). Urban economics (2nd ed.). University of Chicago Press.
- Henderson, J. V. (2010). Cities and development. Journal of Regional Science, 50, 515–540.
- Krugman, P. (1991). Increasing returns and economic geography. Journal of Political Economy, 99(3), 483–499.
- Kuznets, S. (1973). Modern economic growth. American Economic Review, 63(3), 247–258.
- Lewis, W. A. (1954). Economic development with unlimited supplies of labour. Manchester School, 22(2), 139–191.
- Lin, J., Krueger, A., & Rodrik, D. (2011). New Structural Economics. The World Bank Research Observer, 26, 193–229.
- Muhyiddin, M., Amrizal, M. D. R., & Wahyuningrat, J. (2026). Outlook Ketenagakerjaan Indonesia 2026–2029. Bappenas Working Papers, 9(1), 113–129.
- OECD. (2023). Green industrial policy for the net-zero transition. OECD Publishing.
- Perroux, F. (1955). Note on growth poles. Quarterly Journal of Economics, 69(2), 307–320.
- Rahman, M. (2024). Urban governance challenges. Cities, 140, 104567.
- Rodrik, D. (2021). Industrial policy for the twenty-first century. In J. Page & F. Tarp (Eds.), The practice of industrial policy. Oxford University Press.
- Silva, F. (2024). Environmental degradation. Ecological Economics, 210, 107845.
- Tan, H. (2023). Industrial zones. Regional Studies, 57(4), 678–692.
- Torres, L. (2022). Resource-based urbanization. World Development, 152, 105793.
- UN-Habitat. (2022). World cities report 2022: Envisaging the Future of Cities. UNHSP.
- Zhao, L. (2024). Spatial fragmentation. Land Use Policy, 137, 106987.