Main Article Content

Abstract

Perubahan iklim global dan meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) menjadi isu mendesak yang memerlukan solusi berkelanjutan, khususnya di sektor transportasi yang menjadi penyumbang utama polusi karbon. Kota Surabaya dengan kontribusi sektor transportasi sebesar 52% terhadap emisi GRK, mengambil langkah strategis melalui pengoperasian bus listrik Trans Semanggi Suroboyo sebagai bagian dari upaya transisi energi menuju Net Zero Emission 2060. Penelitian ini bertujuan menganalisis model kolaborasi multi-stakeholder antara pihak Kementerian Perhubungan, Perum Damri, PT Surveyor Indonesia, PT INKA, dan PT NGI dalam penyelenggaraan bus listrik Trans Semanggi Suroboyo. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi setiap pihak berdasarkan delapan indikator kolaborasi dari teori DeSeve (2007). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengoperasian bus listrik mampu berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca subsektor transportasi di Kota Surabaya. Selain itu, keberhasilan kolaborasi didukung oleh jaringan kerja terstruktur, kejelasan peran, transparansi informasi, serta pembagian tanggung jawab. Meskipun demikian, tantangan seperti pemeliharaan infrastruktur pengisian daya, risiko downtime armada, dan keberlanjutan jangka panjang tetap memerlukan evaluasi.

Keywords

collaborative governance Trans Semanggi Suroboyo transportasi hijau transisi energi net zero emission 2060

Article Details

How to Cite
Hermayandi, N. S., Ernawati, L. A., Witjaksono, R. S. L., & Suprapto, F. A. (2025). Kota Surabaya Menuju Net Zero Emission 2060: Studi Kolaborasi Percepatan Transisi Energi pada Bis Listrik Trans Semanggi Suroboyo. Bappenas Working Papers, 8(1), 74 - 94. https://doi.org/10.47266/bwp.v8i1.381

References

  1. Allam, Z., & Newman, P. (2018). Redefining the smart city: Culture, metabolism and governance. Smart Cities, 1(1), 4–25. https://doi.org/10.3390/smartcities1010002
  2. Alviyah, V. V., & Rodiyah, I. (2024). Evaluasi Program Angkutan Publik Berbasis Listrik ( Studi Kasus Bus Trans Semanggi Suroboyo ). 79, 1–12.
  3. Anastasya, R., & Putri, S. B. (2024). SDGs 7: Efektivitas Program Penggunaan Bus Listrik Guna Mendorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan. Journal of Environmental Economics and Sustainability, 1(3), 13. https://doi.org/10.47134/jees.v1i3.343
  4. Aprilianto, R. A., & Ariefianto, R. M. (2021). Peluang Dan Tantangan Menuju Net Zero Emission (NZE) Menggunakan Variable Renewable Energy (VRE) Pada Sistem Ketenagalistrikan Di Indonesia. Jurnal Paradigma : Jurnal Mutidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 2(2), 1–13. https://www.researchgate.net/publication/357448042
  5. Ardinata, R. P., Rahmat, H. K., Andres, F. S., & Waryono, W. (2022). Kepemimpinan Transformasional Sebagai Solusi Pengembangan Konsep Smart City Menuju Era Society 5.0: Sebuah Kajian Literatur [Transformational Leadership As a Solution for the Development of the Smart City Concept in the Society Era: a Literature Review]. Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research, 1(1), 33–44. https://doi.org/10.59027/alihtiram.v1i1.206
  6. Badan Pusat Statistik. (2024). Kota Surabaya dalam Angka Tahun 2024. 320. https://drive.google.com/file/d/14-2PZUGmsV1zvTusmE8RJ1YjZYKCR2m0/view?usp=sharing
  7. Dinas Perhubungan Kota Surabaya. (2024a). Transisi Implementasi Bus Listrik di Kota Surabaya.
  8. Dinas Perhubungan Kota Surabaya. (2024b). Peta Bus Surabaya.
  9. Fatimah, P. (2019). Collaborative Governance dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Kabupaten Wajo. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
  10. Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In PT. Global Eksekutif Teknologi (Issue March).
  11. Institute for Transportation and Development Policy. (2023). Keadaan dan Tantangan Adopsi Bus Listrik untuk Transportasi Publik di Indonesia Elektrifikasi untuk Masa Depan.
  12. Institute for Transportation and Development Policy. (2024). Peta Jalan Nasional untuk Elektrifikasi Transportasi Publik Perkotaan Berbasis Jalan. 209. https://itdp-indonesia.org/publication/peta-jalan-dan-program-insentif-nasional-untuk-elektrifikasi-transportasi-publik-perkotaan-berbasis-jalan/
  13. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2024). Semester I 2024, Kapasitas Terpasang EBT Bertambah 217,7 MW. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/semester-i-2024-kapasitas-terpasang-ebt-bertambah-2177-mw
  14. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024a). Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Energi Kota Surabaya. https://signsmart.menlhk.go.id/v2.1/app/chart/emisi_energy_m/index/3.8.29.313
  15. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024b). Total Emisi Gas Rumah Kaca. https://signsmart.menlhk.go.id/v2.1/app/chart/emisi_m
  16. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024c). Total Emisi Gas Rumah Kaca Kota Surabaya. https://signsmart.menlhk.go.id/v2.1/app/chart/emisi_m/index/3.8.29.313
  17. Kepolisian Republik Indonesia. (2024). Jumlah Data Kendaraan Polda Jawa Timur. http://rc.korlantas.polri.go.id:8900/eri2017/laprekappolres.php?kdpolda=10&poldanya=JAWA TIMUR
  18. Kusuma, R. D., Purnomo, E. P., & Kasiwi, A. N. (2020). Analisis Upaya Kota Surabaya Untuk Mewujudkan Kota Hijau (Green City). Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(1), 13–27.
  19. Noor, M., Suaedi, F., & Mardiyata, A. (2022). Collaborative Governance Suatu Tinjauan Teoritis dan Praktik. Bildung. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
  20. Purna, R., Galih Pangestu, A., Sudibyo, D. P., & Nugroho, R. A. (2021). Evaluation of Surabaya Smart City Implementation in Realizing Smart Government, Smart Economy, Smart Environment, Smart Living, Smart People, and Smart Mobility. Proceedings of the 1st International Conference of Education, Social, and Humanities 2021, 581(Incesh), 320–327.
  21. Rizky, L., Pratiwi, T. S., Wibawa, A., & Achdiyana, I. (2023). Peran Negara G20 dalam Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk Mewujudkan Ketahanan Energi Nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 29(3), 271–290. https://doi.org/10.22146/jkn.88751
  22. Rosyidah, L., Ascarya, P. G., Zakiyah, N., Setiyani, N. F., & Harmawan, B. N. (2024). Governance Network dalam Optimalisasi Transportasi Umum Bus Trans Semanggi Listrik (BTS) di Kota Surabaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 16087–16098.
  23. Sinaga, R. M. (2021). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Transportasi Umum Di Kota Pekanbaru. https://governance.lkispol.or.id/index.php/description/article/view/209
  24. Wijaya, A. (2022). Dampak Lingkungan dan Kesehatan pada Masa Transisi Energi. Buletin Pertamina Energy Institute, 8(November), 70–76.
  25. Wikipedia. (2022). Trans Semanggi Suroboyo. https://id.wikipedia.org/wiki/Trans_Semanggi_Suroboyo
  26. Zainal Ibad, M., Nabilla Antiqasari, S., Hudalah, D., & Dirgahayani, P. (2022). Transisi Energi Terbarukan di Indonesia: Dinamika Kendaraan Listrik dengan Pendekatan Self-organization di Kota Jakarta. Jurnal Teknik Sipil, 29(2), 161–170. https://doi.org/10.5614/jts.2022.29.2.7
  27. Zaini, D. D. (2024). Trans Semanggi Suroboyo: Mewujudkan Transportasi Publik Modern di Surabaya. https://www.diklatkerja.com/blog/trans-semanggi-suroboyo-mewujudkan-transportasi-publik-modern-di-surabaya#:~:text=Trans Semanggi Suroboyo adalah sistem,jalan dengan skema pembelian layanan
  28. Zakawali, G. (2022). Sejauh Mana Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia? https://beritausaha.com/bisnis-ecommerce/perkembangan-mobil-listrik/