Main Article Content

Abstract

Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan korban menderita dan mengungsi terbesar di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Kompleksitas penanggulangan banjir menuntut adanya integrasi kebijakan perlindungan sosial yang adaptif, khususnya melalui penguatan pengaturan kelembagaan dan kemitraan lintas aktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pengaturan kelembagaan dan kemitraan yang dilakukan dalam pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Sosial Adaptif (PSA) pada penanggulangan bencana banjir. Pendekatan penelitian menggunakan kajian literatur dari berbagai sumber pustaka seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang ditelusuri melalui database online Scopus dan Google Scholar yang dapat mengakses berbagai jurnal internasional maupun nasional, seperti ProQuest, ScienceDirect, Elsevier, ResearchGate, Academia.edu dan lain-lain. Analisis dilakukan menggunakan Teori Jaringan Kebijakan untuk memahami ketergantungan atas sumber daya, koordinasi, sinergi, dan kolaborasi antar aktor pemerintahan, lembaga non-pemerintah, relawan sosial, dan masyarakat dalam pelaksanaan penanggulangan bencana banjir melalui mekanisme kebijakan perlindungan sosial adaptif. Temuan awal menunjukkan bahwa implementasi PSA telah melibatkan kolaborasi multipihak yang berjalan melalui struktur komando BPBD, namun koordinasi lintas sektor masih memerlukan penguatan terutama dalam menjalankan tiga fase kebencanaan (pra, saat, dan pasca bencana). Selain itu, peran kelembagaan dan kemitraan dalam penyampaian bantuan dan peningkatan kapasitas masyarakat terbukti penting untuk memperkuat resiliensi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan untuk optimalisasi tata kelola PSA serta pengembangan kebijakan penanggulangan banjir yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Keywords

PSA penanggulangan bencana banjir

Article Details

How to Cite
Nurulhuda, A. N., & Sofyan Cholid. (2026). Pengaturan Kelembagaan dan Kemitraan dalam Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Sosial Adaptif terhadap Penanggulangan Bencana Banjir. Bappenas Working Papers, 9(2), 356-381. https://doi.org/10.47266/bwp.v9i2.491

References

  1. A. Balasubramanian. (2005). Floods as Natural Hazards. Unpublished. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.18898.96962.
  2. Abbas, T. & Shair Zaman Khan. (2025). Social Protection Policies for Enhancing Resilience Against Natural Disasters in Fragile Communities. Unpublished. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.33885.52967
  3. Aljurida, A. M. A. (n.d.). Tantangan Mitigasi Risiko Bencana Banjir Di Kota Makassar: Evaluasi Dan Rekomendasi Kebijakan Adaptif.
  4. A Kundo, H. K., Brueckner, M., Spencer, R., & Davis, J. K. (2023). The politics of linking disaster risk reduction and climate adaptation with social protection in Bangladesh. International Journal of Disaster Risk Reduction, 89, 103640. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103640.
  5. Davies, M., Guenther, B., Leavy, J., Mitchell, T., & Tanner, T. (2009). ‘Adaptive Social Protection’: Synergies for Poverty Reduction. IDS Bulletin, 39(4), 105–112. https://doi.org/10.1111/j.1759-5436.2008.tb00483.
  6. O’Brien, C., Z. Scott, G. Smith, V. Barca, A. Kardan, R. Holmes, C. Watson, and J. Congrave. (2018). “Shock-Responsive Social Protection Systems Research: Synthesis ­ Report.” Oxford Policy Management, Oxford, ­ UK. ­ https://www.opml.co.uk/files/Publications/­ a0408-shock-responsive-social-protection-systems/srsp-synthesis-report.pdf ?noredirect=1.
  7. Rhodes, R.A.W. (1997). “Understanding Governance: Ten Years On.” Organization Studies 28, no. 8: 1243–64. https://doi.org/10.1177/0170840607076586
  8. Rhodes, R. A. W. (2007a). Understanding Governance: Ten Years On. Organization Studies, 28(8), 1243–1264. https://doi.org/10.1177/0170840607076586
  9. Scharpf, Fritz W. (1991). “Games Real Actors Could Play: The Challenge of Complexity.” Journal of Theoretical Politics 3, no. 3 (1991): 277–304. https://doi.org/10.1177/0951692891003003003.
  10. Tenzing, J. D. (2020). Integrating social protection and climate change adaptation: A review. WIREs Climate Change, 11(2), e626. https://doi.org/10.1002/wcc.626.
  11. Amir Khorram-Manesh. (2017). Handbook of Disaster and Emergency Management. Printed in Gothenburg Sweden.
  12. Asian Development Bank, & Van Heeswijk, J. P. M. (2003). Our Framework Policies And Strategies Social Protection. In Asian Development Bank. https://www.adb.org/sites/default/files/institutional- document/32100/social-protection.pdf
  13. Asian Development Bank. (2008). Disaster Management: A Disaster Manager’s Handbook. Printed in the Philippines.
  14. Bevir, M. (2011). The Sage handbook of governance. Sage.
  15. Bowen, T., Del Ninno, C., Andrews, C., Coll-Black, S., Gentilini, U., Johnson, K., Kawasoe, Y., Kryeziu, A., Maher, B., & Williams, A. (2020). Adaptive Social Protection: Building Resilience to Shocks. Washington, DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1575-1.
  16. B Hudson. (1985). Collaboration in social welfare, Policy & Politics 15(3) 175–182
  17. D Donnison et al. (1965). Social policy and administration revisited, London: Allen and Unwin, p.1.
  18. Midgley, James. (2014). Social Development: Theory & Practice. Sage
  19. M Harrison. (1984). Corporatism and the welfare state, Aldershot: Gower.
  20. P Spicker. (2000). The welfare state, London: Sage.
  21. P Townsend. (1976). Sociology and social policy, Harmondsworth: Penguin, p 6.
  22. R Titmuss. (1963). The social division of welfare, in Essays on ‘the welfare state’, London: Allen and Unwin.
  23. Spicker P. (2014). Social policy: Theory and practice (Third). Policy Press. https://www.policypress.co.uk.
  24. World Bank Indonesia. (2020). Investing in people.
  25. Dahlia, S. (2018). Analisis Kerawanan Dan Exposure Banjir Menggunakan Citra Dem Srtm Dan Landsat Di Dki Jakarta.
  26. Farsaev, A. S. (2024). Evaluasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Dalam Penanganan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.
  27. Fitrinitia, I. S., Matsuyuki, M., Nakamura, F., Tanaka, S., & Ariyoshi, R. (2022). An Integration of Social Protection, Disaster Risk Reduction, and Climate Change Adaptation in Disaster Policy, Plan and Program: A Review on Global Discourse and Case Study of Indonesia. Journal of Japan Society of Civil Engineers, Ser. D3 (Infrastructure Planning and Management), 78(6), II_302- II_314. https://doi.org/10.2208/jscejipm.78.6_II_302.
  28. Harsoyo, B. (2013). Mengulas Penyebab Banjir Di Wilayah Dki Jakarta Dari Sudut Pandang Geologi, Geomorfologi Dan Morfometri Sungai. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 14(1), 37. https://doi.org/10.29122/jstmc.v14i1.2680.
  29. Khairina, S. H., Hans, A., & Arif, I. A. (2024). Efektivitas Kebijakan Penanggulangan Bencana Dalam Konteks Pembangunan Daerah: Studi Kasus Kota Makassar. Development Policy and Management Review (DPMR), 107–128. https://doi.org/10.61731/dpmr.v4i2.36264.
  30. Mutiarawati, T., & Sudarmo, S. (2021). Collaborative Governance dalam Penanganan Rob di Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan. Wacana Publik, 1(1), 82. https://doi.org/10.20961/wp.v1i1.50892.
  31. Muzanah Zain, H., Idrus, I. A., Pangestu, A. R., & Ramadhan, M. (2023). Politik Ekologi: Kebijakan Penanganan Banjir Rob Di Pekalongan. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA),9(1). https://doi.org/10.52447/ijpa.v9i1.6840.
  32. Pasaribu, L. P., Apsari, N. C., & Sulastri, S. (2023). Kolaborasi Penta Helix Dalam Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi. Share : Social Work Journal, 13(1), 140. https://doi.org/10.24198/share.v13i1.47909.
  33. Perdinan, P., Atmaja, T., Adi, R. F., & Estiningtyas, W. (2019). Adaptasi Perubahan Iklim Dan Ketahanan Pangan: Telaah Inisiatif Dan Kebijakan. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 5(1), 60–87. https://doi.org/10.38011/jhli.v5i1.75.
  34. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial RI, & Rahman, A. (2016). Peran Taruna Siaga Bencana Dalam Mitigasi Bencana Di Kabupaten Serang Dan Sukabumi. Sosio Konsepsia, 6(1). https://doi.org/10.33007/ska.v6i1.311.
  35. Ramdani, E. M. (2015). Koordinasi Oleh Bpbd Dalam Penanggulangan Bencana Banjir Di Kabupaten Bandung.
  36. R Ritonga, A. (2024). Tinjauan Kebijakan: Evaluasi Efektivitas Upaya Penanggulangan Bencana di Desa Ciwangi. Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(1), 102–127. https://doi.org/10.25299/jiap.2024.16404.
  37. Sagala, S. (2014). Kesiapan dan Tatakelola Institusi Daerah terhadap Ancaman Perubahan Iklim.
  38. Sunarharum, T. M. (2021). Membangun Ketangguhan dan Adaptasi Transformatif: Kasus Pengurangan Risiko Bencana Banjir di Jakarta. 3(2).
  39. Suparman, N. (2021). Kebijakan Penanggulangan Bencana: Model Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Sekolah/ Madrasah di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Public Policy, 7(1), 29. https://doi.org/10.35308/jpp.v7i1.3393.
  40. Yulianti, Y. D., Huda, M., & Suhindarno, H. (2023). Adaptive Governance dalam Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Bojonegoro. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(3), 1974–1984. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i3.5870.
  41. Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI. (2017). Buku Data Bencana Indonesia Tahun 2017. Jakarta Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI. (2023). Buku Data Bencana Indonesia Tahun 2023. Jakarta Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI. (2024). Buku Data Bencana Indonesia Tahun 2024. Jakarta
  42. Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI. (2024). Buku Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2024. Jakarta
  43. Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 adalah tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta
  44. Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Jakarta
  45. Indonesia. (2021). Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2021 tentang Rencana Kontinjensi Penanggulangan Bencana Banjir. Jakarta
  46. Indonesia. (2024). Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Penanggulangan Bencana Daerah Tahun 2023-2027. Jakarta
  47. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI. (2024). Dokumen Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. Jakarta
  48. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI. (2025). Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029. Jakarta
  49. Kementerian Sosial. (2024). Laporan Kinerja Kementerian Sosial Tahun 2024. Jakarta
  50. Rentschler, J., Klaiber, C., & Vun, J. (2021). Floods in the neighborhood: Mapping poverty and flood risk in Indonesian cities. World Bank Blogs. https://blogs-worldbank- org.translate.goog/en/eastasiapacific/floods-neighborhood-mapping-poverty-and-flood-risk- indonesian-cities?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc.