Main Article Content

Abstract

Perumusan dan perubahan yang diterapkan pada kebijakan-kebijakan oleh pemerintah kepada industri minyak bumi di Indonesia berfungsi untuk meningkatkan produksi minyak bumi agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh indikator dalam kebijakan industri minyak bumi terhadap produksi minyak bumi di Indonesia. Objek penelitian ini adalah industri minyak bumi di Indonesia dengan sampel tahunan dari tahun 1990 hingga tahun 2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak kontraktor, investasi sektor pertambangan, bagi hasil migas bagian negara dan cadangan minyak bumi secara simultan berpengaruh terhadap produksi minyak bumi di Indonesia. Secara parsial, pajak kontraktor berpengaruh signifikan dan negatif terhadap produksi minyak bumi. Di sisi lain, cadangan minyak bumi berpengaruh signifikan dan positif terhadap produksi minyak bumi. Selain itu, investasi sektor pertambangan dan bagi hasil migas bagian negara berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi minyak bumi di Indonesia.

Keywords

produksi minyak bumi kebijakan industri migas energi

Article Details

How to Cite
Baihaqi Ashar, & Fachru Nofrian. (2026). Analisis Perlambatan Produksi Minyak Bumi di Indonesia . Bappenas Working Papers, 9(2), 414-429. https://doi.org/10.47266/bwp.v9i2.430

References

  1. Adjikri, F. (2017). Strategi pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Jurnal Online Mahasiswa (Jom) Bidang Teknik Elektro, 1(1).
  2. Arba’Satryadin, M., Priyono, E. A., & Gutami, B. (2016). Penerapan Asas Proporsionalitas dalam Production Sharing Contract pada Kegiatan Usaha Pertambangan Hulu Minyak dan Gas Bumi. Diponegoro Law Journal, 5(2), 1–18.
  3. DEN RI. (2023). Evaluasi Capaian Bauran Energi Nasional Tahun 2022. Dewan Energi Nasional. https://www.den.go.id/publikasi/Bauran-Energi-Nasional
  4. Desmintari, & Aryani, L. (2022). Pengaruh Tata Kelola Pemerintahan, Indeks Pembangunan Manusia dan Total Productivity Terhadap Investasi Asing di Indonesia. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen, 8(2), 601. https://doi.org/10.17358/jabm.8.2.601
  5. Ekananda, M. (2019). Ekonometrika Dasar Untuk Penelitian Dibidang Ekonomi, Sosial dan Bisnis (2nd ed.). Mitra Wacana Media.
  6. Ghozali, I., & Ratmono, D. (2017). Analisis Multivariat dan Ekonometrika (2nd ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  7. Ginting, H. R. (2025). Pengaruh Investasi terhadap Produksi Pangan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(3), 1337–1347. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i3.7548
  8. Juliannisa, I. A., Rahma, H., Mulatsih, S., & Fauzi, A. (2025). Regional Vulnerability to Food Insecurity: The Case of Indonesia. Sustainability, 17(11), 4800. https://doi.org/10.3390/su17114800
  9. Kementerian ESDM. (2017, July 20). PP Nomor 27 Tahun 2017 Pastikan 7 Insentif Penting Hulu Migas. Www.Esdm.Go.Id. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pp-nomor-27-tahun-2017-pastikan-7-insentif-penting-hulu-migas
  10. Kementerian ESDM. (2019). Pemerintah Sambut Baik Pertamina Mulai Beli Minyak KKKS di Blok Rokan. Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral. https://migas.esdm.go.id/post/pemerintah-sambut-baik-pertamina-mulai-beli-minyak-kkks-di-blok-rokan
  11. Kementerian ESDM. (2023a). Kementerian ESDM Terbitkan HEESI 2022. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/kementerian-esdm-terbitkan-heesi-2022
  12. Kementerian ESDM. (2023b). Statistik Minyak dan Gas Bumi 2022.
  13. Marshall, A. (1920). Principles of Economics (8th ed.). Macmillan and Co. .
  14. Nofrian, F. (2014). Développement et changement d’économie politique institutionnelle en Indonésie (1950-2013). Marché et Organisations, N° 20(1), 119–137. https://doi.org/10.3917/maorg.020.0119
  15. Nofrian, F. (2019). Industrialization and Profit-Rate Analysis in Indonesia. Review of Radical Political Economics, 51(3), 438–456. https://doi.org/10.1177/0486613418810027
  16. Nugroho, S., & Lubis, A. F. (2020). Pengaruh pajak ekspor terhadap produksi crude palm oil di indonesia. Forum Ekonomi, 22(1), 138–151.
  17. Nurdin, K., & Fuady, M. S. (2021). Analisis hubungan kausalitas konsumsi energi (terbarukan dan tidak terbarukan) Dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnalku, 1(4), 379–389.
  18. Putra Metly, R. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penerimaan Pajak Penghasilan Minyak Bumi dan Gas Alam. Bina Ekonomi, 26(2), 133–152. https://doi.org/10.26593/be.v26i2.5645.133-152
  19. Rahman, R. F. (2022). Analisis Atas Pendapatan Daerah Provinsi Riau pada Sektor Migas. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara .
  20. Safrida. (2019). Kebijakan Pengelolaan Anggaran Otonomi Khusus Aceh (1st ed., Vol. 1). Unimal Press.
  21. Santoso, S. (2017). Statistik Multivariat dengan SPSS (1st ed.). PT. Plex Media Komputindo.
  22. Saputro, H. A. (2014). Analisis Produksi Minyak Mentah Indonesia Dengan Pendekatan Error Correlation Model. Economics Development Analysis Journal, 3.
  23. Setyono, A. E., & Kiono, B. F. T. (2021). Dari energi fosil menuju energi terbarukan: potret kondisi minyak dan gas bumi Indonesia tahun 2020–2050. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 2(3), 154–162.
  24. SKK Migas. (2023). Transformasi Hulu Migas Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Investasi.
  25. Taufiq, A. F. (2022). Pemberian Insentif Pajak Kepada Investor Di Industri Minyak Dan Gas Bumi Dalam Sektor Eksplorasi. Jurnal Nasional Pengelolaan Energi MigasZoom, 4(1). https://doi.org/10.37525/mz/2022-1/332
  26. Triani, I. (2020). Pengaruh Ukuran Kap, Ukuran Perusahaan dan Anak Perusahaan Terhadap Audit Fee (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2016-2019). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STEI) Jakarta.